English

Sejarah Gizi

2015

2015

2015 - Setelah 43 tahun Gizi Super Cream menjadi produk andalan, tahun ini PT Gizi Indonesia mengembangkan berbagai produk perawatan kulit seperti Gizi Foam (facial foam), Gizi Super Cream dengan Nano Technology serta SPF 18. Saat ini produk Gizi Facial Foam dan Gizi Super Cream sudah masuk ke salah satu jaringan Mini Market terbesar di Indonesia di lebih dari 7.000 toko.

2013

PT Gizi Indonesia bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebagai partner dalam aplikasi hasil penelitian mereka, untuk kemudian diproduksi secara massal. Hasilnya adalah krim perawatan wajah dengan Nano Herbal untuk menghasilkan manfaat yang lebih baik.

2010

1973-2010 - Penjualan Gizi Super Cream menyebar di seluruh Nusantara. Bahan baku dan pengolahan alami serta kecocokannya untuk kulit Indonesia membuat Gizi Super Cream berkembang di berbagai kalangan

1970

1970 - Cikal bakal krim Gizi mulai dicoba oleh Gusti Putri Mangkunegoro VIII, Solo. Hasilnya yang memuaskan membuat beliau memutuskan untuk mengganti kosmetik lamanya yang berasal dari Amerika, dengan krim rumput laut itu. Sebagai bentuk dukungan, Gusti Putri Mangkunegoro VIII memberi nama “Gizi” dan berkembang menjadi “Gizi Super Cream” pada krim rumput laut tersebut.

2014

2014 - Gizi Super Cream dengan bahan-bahan alami yang diolah secara tradisional serta didukung teknologi modern mendapatkan sertifikasi Halal dari Majelis Ulama Indonesia

2011

2011 - Gizi Cosmetics yang kini dipegang generasi ke-3 pasangan Liem Soedarno dan Sri Suyati, Sany Rahardjantho, memulai transformasi dari perusahaan perorangan menjadi PT Gizi Indonesia.

1972

1972 - Produk Gizi Super Cream resmi diluncurkan sebagai pionir kosmetik herbal berbahan rumput laut pertama di Indonesia. Penggunaan rumput laut sebagai bahan utama menginspirasi tagline 'Secret of Seaweed' milik Gizi Super Cream.